Friday, November 25, 2011

Modifikasi Balap Honda CS1 untuk Drag Bike DOHC 184CC




Lagi seputar oprek honda CS1, dan kali ini motor CS1 yang ditujukan buat balapan drag bike. Artikel modifikasi balap Honda CS1 ini sendiri sudah pernah dimuat di Oto Plus, bulan April 2010. Siapa tau ada yang belum sempat baca, bisa simak artikel ini sampai tuntas

Fenomena head swap (ganti head) kian ramai. Jika sebelumnya Honda CB100 atau GL jadi korban, Hermanu dari Hku Racing Motorsport Surabaya memilih memodifikasi extrem Honda CitySport1.
”Lagi coba arah modifikasi extrem untuk drag. Saat ini sedang riset Honda CS1 untuk kepentingan drag bike,” papar Hermanu yang tahu seluk beluk mesin Honda ini.
CS1 kilikan Hermanu ini pun sudah mengalami Head Swap. Bukan hanya itu, kapasitas mesin pun naik 47% dari kapasitas aslinya. Volume silinder CS1 asli yaitu 125cc, ”sekarang kapasitasnya 184cc, naik 59cc dari aslinya,” urai Hermanu mantan Instruktur Honda ini. Kapasitas segitu didapat dari pengalian piston Tiger berdiameter 63,5mm dengan stroke 58,2mm.
Tentu mencoba kelas Bebek 4Tak sampai dengan 200cc tidak hanya modal volume mesin. Korekan kudu menunjang. Basis awal kepala silinder CS1 yang hanya 2 klep ditukar dengan Honda CBR150 dengan teknologi DOHC 4klep dalam satu silinder. Persilangan tersebut menghasilkan rasio kompresi 13,7 : 1.
Kemudian durasi kem pun turut dimainkan demi memenuhi permintaan isapan piston tiger. Kem masuk dibuat 260 derajad sedangkan noken as buang digerus sampai menghasilkan 265 derajad. ”untuk menjaga keamanan lift valve tidak dibuat terlalu tinggi, cukup 7mm dulu,” ungkap mekanik yang lagi riset vixion drag, serta spesialis CBR150 dan Satria fu150 ini.
Sementara ini CS1 DOHC 184cc ini masih mampu menempuh waktu 8,9 detik menggunakan time resmi di lintasan 201m. Target selanjutnya mencari waktu 8 detik bersih. ”tentu harus riset lagi, pelan tapi pasti.” tutupnya.
Data modifikasi
Piston Tiger ; rasio kompresi 13,7:1 ; klep masuk 25mm ;klep buang 21mm ; CDI Rextor monster ; timing 15 derajad samapi 37 derajad ; rpm 13000 ; karburator Mikuni TM34mm ; tuner hku racing motorsport.

Pasang Puli CVT Laher, Penyesuaian Roller Aja




Puli rumah roller yang diluncurkan Kawahara Racing ada dua pilihan. Pertama, puli menggunakan roller yang dimensinya sama dengan standar Mio. Sedang pilihan kedua, puli yang rollernya besar atau big pulley.

Puli dengan dimensi roller standar Mio, cocok digunakan buat mesin standar hingga bore up yang tak terlalu besar. Sedang big pulley, cocok dipakai di pacuan bore up besar di atas 200 cc. “Tapi, tergantung kebutuhan mesin sih,” ujar Deny Mansur dari Clinic Motor di kawasan Halim, Jakarta Timur.

Usai membeli puli yang dilengkapi laher bambu di bagian lubang as itu, giliran pasang. Buka cover CVT Mio. Lepaskan ke-13 baut pengencang cover pakai kunci T 8. Ketika melepas baut, ingat-ingat tiap posisi baut.

Sebab dari 13 baut yang ada, 3 beda panjangnya. Baut terpanjang, untuk bagian tengah CVT. Sedang dua baut yang panjangnya di bawah itu, untuk bagian terujung depan-belakang CVT. Itu lho, yang dilengkapi bushing.

Cover CVT terbuka, lanjutkan melepas baut pengencang as puli pakai kunci sok 17. Tapi, agar puli tak ikut berputar, gunakan tracker. Setelah puli standar dan belt dicopot, sobat pasang deh puli Kawahara. Usai memasang puli dan belt, jangan lupa memberikan ring as puli sebelum memasang kipas puli. Sebab jika tidak, jarak puli dan kipas jadi dekat. Akibatnya, tarikan bawah jadi berat.

Oh ya! Tentukan berat roller yang ingin dipakai. “Pakai puli Kawahara ini, sebaiknya total roller sedikit diberatkan 3 gram,” saran Deny yang beken dipanggil Komeng itu.

Itu agar napas mesin tidak terlalu pendek. “Kalau motor standar pakai roller 10 gram, total keseluruhan jadi 60 gram. Baiknya dibikin jadi 63 gram dengan cara silang 3 roller. Pakai kombinasi 10 dan 11 gram,” saran tunner saran Komeng sapaannya.

Kini giliran memasang kipas puli. Ketika aplikasi puli pulley, ring matahari tak lagi dipakai karena kipas tak dilengkapi coakan ring. Langsung pasang ring dudukan baut dan baut 17 mm saja. Tapi jika sobat aplikasi puli yang roller standar, tetap pakai ring matahari itu ya.
(source : http://motorplus.otomotifnet.com/ )

Indonesia Matic Race (IMR) FFA Champion 2011 Yamaha Mio 232 cc





Yamaha Mio 232 cc geberan Bram Prastya of Cargloss AHRS Yamaha Bloom, winner of an FFA class in Indonesian Race Matic (IMR) night last week in front of Gedung Sate, Bandung. Though its capital just 232 cc but won a landslide, in race 1 and 2 are always at the front.

The work of these teams rely AHRS 65 mm piston. He said the original for Honda CBR150 Bore up that standard only 63.5 mm. "But, the shape is more jenong of CBR piston standard," explained Chepy Sugiarto, mechanical AHRS specifically handle automatic bin special.


By mechanical and other kinds AHRS crew team Maulan Dawn aka Mola also love input. In order to use the pen strokes special AHRS Mio to raise the capacity of the cylinder.

Selected pen stroke 6 mm. Automatic stride length increased 12 mm piston. Of origin so that only 57.9 69.9 mm. If calculated by the formula volume cylinder 231.8 cc happen. 232 cc would be fulfilled.

Stay redesigned cylinder head, aka head. To supply fuel gas, selected using a valve that is wider but still underestimated.

"Valve in pegged 33 mm and 28 mm exhaust. Due to road race. If you create a drag contrived 34/30, "explained Chepy accompanied by Iwa, manager of AHRS.

For compression also be reset. Created 12.2: 1. Coupled with the use Mikuni TMR28 with the main-jet pilot and 40/140.

Another mainstay, using a VGA type muffler latest AHRS. From stainless steel. Motor is also done with Suri, a special mechanical automatic this AHRS YZ coil and CDI applications Jupiter Japan.Standard magnet.

Seriously On Matic

Tumben, Asep Hendro skipper AHRS Matic appeared in Race. She says this year's serious in racing automatic. Because AHRS already have automatic special racing parts are also sold to the public.

"So this year fell in all series," said Asep who do not want to be late start selling automatic component.

As proof, Bram Prastya who champion FFA using AHRS cylinder block. Also includes other components using a brand AHRS. Like a roller, per CVT and ratios.

The results when done dynotest, able to generate power 24 hp and 45 Nm of torque. While still using a standard pulley. Only an extended groove roller to make it rise. Puli kind is planned to be produced also by AHRS. Suitable for long or short track. (Source: Motorplus.otomotifnet.com)

DID chain sebagai official racing chain ducati




Persiapan awal musim gelaran MotoGP dengan produk world wide brand dari TDR Racing.
DID Chain sebagai official racing chain untuk Valentino Rossi dan team Ducati. Spesifikasi motor dapat dilihat dari website resmi DUCATI.

meningkatkan peforma motor





Seringkali muncul pertanyaan, gimana sih mas cara mudah bikin motor lebih kenceng…? Pertanyaan sederhana, tapi jawabnya bingung mau mulai darimana, kalok dijawab diiket tampar trus dicantolin ke pesawat sih anak kecil juga tau jawabnya Jadi riset selama ini menunjukkan ada beberapa cara hemat, mudah, ringkas untuk dilakukan untuk memperbaiki kinerja mesin, bahkan meningkatkan tenaganya.
• Menambah kapasitas mesin – Kapasitas mesin lebih besar berarti lebih bertenaga, bukan berarti kapasitas kecil ga bisa kencang, orang yang bore up gila2an aja kadang masih kalah dengan yang kapasitasnya lebih kecil Tapi mengesampingkan hal itu semua, untuk motor harian, meningkatkan kapasitas mesin lebih besar dari bawaan pabrik akan memperbaiki prestasi motor, karena kamu bisa memperoleh lebih banyak debit gas yang terbakar dalam setiap putaran mesin, masuk akal bukan… Caranya hanya ada dua : Melesakkan piston dengan diameter lebih besar, atau memanjangkan langkah ayun piston dengan menggeser big end lebih maju atau mengganti dengan pen stroker aftermarket yang umum dijual di pasaran.
• Meningkatkan Rasio – Rasio Kompresi yang lebih tinggi pasti memproduksi tenaga lebih, sedikit atau banyak. Semakin kamu padatkan campuran udara/bahan bakar , semakin cepat campuran ini menyembur menjadi api secara spontan, namun tentunya harus diimbangi dengan oktan bahan bakar yang pas untuk mencegah pembakaran dini. Ini jawaban kenapa mesin motor balap road-race, atau drag yang diliput di tabloid-majalah umumnya memakai bahan bakar ber oktan tinggi – karena mesin mereka memakai rasio kompresi lebih tinggi untuk mendapatkan tenaga. Lantas caranya bagaimana, ada banyak cara. Mulai dari memapas kop atau cylinder head, blok, meninggikan dome piston, atau mempersempit kubah ruang bakar hingga menyerupai bak mandi orang kaya (bathtub maksudnya) kalok yang belum tau bathtub… sama… hahahahah soalnya di rumah adanya emberrrr Atau bisa juga dengan menggabungkan berbagai metoda itu.

• Mudahkan udara mengalir masuk – Ketika piston meluncur mundur atau turun pada langkah hisap, hambatan udara dapat merampok pundi-pundi tenaga dari mesin. Hambatan udara bisa dikurangi dengan modifikasi serius, karena kesalahan bisa berakibat fatal, melakukan modifikasi pada saluran pemasukan silinder atau seringkali disebut Porting, selain memperbesar volumenya, pun harus memperhatikan geometri porting agar lebih terarah dan aliran udara menjadi lembut. Teknik lain yang mampu mengurangi hambatan secara drastis adalah konfigurasi multi klep masuk atau menempatkan 2 klep masuk dalam sebuah silinder. Dan intake manifold yang halus layaknya manifold koso yang mahal tentu sangat bagus melancarkan aliran udara/bahan bakar yang ingin masuk ke porting. membuka filter udara adalah cara yang paling mudah

Bathtub Cylinder Head by. RAT
• Lepaskan gas buang denga bebas keluar – Jika hambatan udara membuat gas keluar dari silinder, ini akan mengambil tenaga mesin. Sama seperti kita jika susah BAB, hahahha… sama gak sih?! Cara memperlancar gas buang gimana? Apa pasang knalpot free flow? Itu satu cara, urutan pelepasan gas buang tentu dari klep exhaust. Dengan memperbesar atau head yang memakai dua klep buang secara cepat akan mampu melepas gas sisa pembakaran dari dalam silinder. Memperbaiki porting buang, seperti kata pepatah Graham Bell ” Kalok gak seukuran 100 % diameter klep – maka belum racing namanya” hehehe… Yang halus lebih baik. Kalau perlu mengkilat seperti kaca. Kalau perlu, lho… Jika pipa knalpot terlalu keciiilll… seperti bawaan pabrik, atau muffler memiliki banyak sekat akan membuat efek tendangan balik semakin besar. Knalpot performa tinggi memakai rangakaian pipa header yang lebih besar, dan pipa belakang yang semakin membesar, dan muffler free flow yang akan mengusir kotoran jauh-jauh dari dalam silinder. Penyakit kok dipelihara dalam perut… Jika kamu mendengar knalpot free-flow, maka tujuan memakai knalpot itu adalah meningkatkan tenaga mesinnya.

Muffler Racing
• Buat semuanya ringan – Part yang lebih ringan membantu mesin bekerja lebih baik. Setiap piston berubah arah, pasti memerlukan energy untuk berhenti dan memulai ke arah yang lain. Piston yang lebih ringan mengurangi pemakaian energy ini. Mengurangi beban gesekan, mengurangi beban rotasi, semua hal ini apa yang disebut meningkatkan efisiensi mekanis.

• Injection – Sistem kontrol campuran bahan bakar secara elektronis melalui injector akan memberikan keakuratan tingkat tinggi pada setiap derajat langkah piston dan kepastian debit yang dibutuhkan sesuai beban mesin. Oleh karenanya teknologi ini meningkatkan performa dan pemakaian bahan-bakar yang lebih ekonomis. Jadi, mengapa mengganti injeksi dengan karburator jika ingin meningkatkan tenaga motor? Cape deh…

Bradl Bergabung Dengan Tim LCR kelas motoGP




MotoGP Mania – Tim LCR Honda MotoGP mengumumkan secara resmi bahwa pada tanggal 17 November 2011 telah menandatangani kesepakatan dengan juara dunia Moto2 Stefan Bradl untuk bersaing di kelas MotoGP selama dua musim ke depan.
Tim LCR siap bersaing di kelas MotoGP untuk musim ketujuhnya setelah kerjasama mereka dengan HRC diperbaharui. Pimpinan tim Lucio Cecchinello memutuskan mengambil pembalap muda berbakat dengan tujuan untuk memulai tantangan baru yang terkait juga dengan aturan teknis baru dari kelas utama (1000cc).
“Tahun depan akan sangat penting untuk MotoGP, mulai dari April mendatang kejuaraan akan kaya aturan teknis baru dan peserta. Bersama dengan Honda kita telah mempertimbangkan beberapa pembalap dan Stefan adalah salah satu dari kandidat kami. Setelah test di Valencia kami sangat terkesan dengan potensi dan tekadnya: Stefan masih muda dan cepat dan dia telah merebut gelar juara dunia Moto2 sehingga kami yakin kami dapat tumbuh bersama dengan tim dalam dua tahun ke depan. Dia sudah tahu staf teknis dan hari ini saya senang memberinya sambutan yang paling hangat kami di Tim LCR!” Ungkap Cecchinello.
Dengan pengumuman ini, Stefan Bradl tercatat sebagai rookie pertama yang memastikan berlaga di kelas primer musim depan.
“Ini cukup fantastis seperti mimpi yang menjadi kenyataan! Ketika saya menguji RC212V di Valencia saya menyadari bahwa tim LCR sangat profesional dan terorganisir dengan baik jadi saya yakin mereka akan melakukan yang terbaik untuk mendukung saya: membuat debut saya di kelas utama pada RC213V dengan baik dan saya tidak sabar untuk kembali ke track,” ungkap Bradl.
Selain mengumumkan pembalap barunya, tim LCR juga menyajikan logo baru yang dibuat dengan layout 3D. Mulai tahun 2012 logo baru tersebut akan ditampilkan dalam grafis dan publikasi tim.

Tes ride YZR M1 1000cc misano





Setelah Uji coba M1 1000cc diBrno… untuk kali kedua Yamaha Factory racing menguji di ditrek Misano..dengan karakter sirkuit yang lebih lambat potensi engine 1000cc gak ada bedanya dengan yang 800cc.. dimana yang dibutuhkan adalah kelincahan motor bermanuver… tapi paling tidak data yang bermanfaat untuk musim 2012 sudah dikantongi tim ini… dimana Misano adalah trek Yamaha…

Catatan waktu yang berhasil dibukukan memang terbukti tidak terlalu beda jauh:
Hasil tes M1 1000cc Misano
1. Jorge Lorenzo (SPA) Yamaha Factory Racing 1’33.7
2. Ben Spies (USA) Yamaha Factory Racing 1’34.3
Misano Record Lap
J.Lorenzo (Yamaha) 2011, 1’33.906
Misano Best Lap
C.Stoner (Honda) 2011, 1’33.138
Pengujian yang dilakukan pada sektor elektronik untuk membantu saat pengereman sejalan dengan berubahnya power motor yang meningkat dimana motor masih sama dengan yang digunakan saat tes di brno,dan data ini menjadi acuan tim untuk lebih mantaf di musim depan dengan mesin 1000cc…

Ducati GP12, Ducati di MotoGP 2012






Ducati telah melewati serangkaian tes untuk mempersiapkan motor dengan mesin 1000cc, yang digunakan untuk musim depan. Pabrikan motor asal Italia puas dengan kinerja GP12.

Seperti diketahui, Ducati menjajal mesin baru berkekuatan 1000cc yang berlangsung di Jerez selama tiga hari. Para pembalap andalan macam Valentino Rossi dan Nicky Hayden, bergabung dengan manajer Vito Guareschi dan pembalap ujicoba Franco Battaini.

Motor tersebut memakai warna ‘full’ Ducati Marlboro dan salah satu perbedaan yang paling jelas dengan GP11 sekarang adalah potongan exhaust/knalpot yang ada dekat pijakan kaki kanan.

Aturan baru MotoGP untuk musim 2012 adalah diperbolehkannya kapasitas mesin maksimum 1000cc, meskipun pembatasan pada besar silinder akan membatasi performa puncaknya dan belum dipastikan apakah semua pabrikan akan memilih mesin 1000cc yang tersedia saat ini.

Valentino Rossi memulai debutnya dengan GP12 lepas jam 11 pagi waktu Jerez dan melakukan 6 lap pertama tanpa ada masalah yang berarti, kemudian melanjutkan kembali ujicobanya seharian penuh dengan total 50 lap.

“Saya senang,” ujar Rossi setelah pengujian. “Saya suka GP12. Menurut pendapat saya, ini lebih mengasyikkan, lebih menyenangkan untuk dikendarai. Ini pertama kalinya kami di lintasan jadi kami masih memiliki beberapa pekerjaan yang harus dilakukan, tapi mesin ini lebih bagus.

“Ini sangat menyenangkan, dan kamu dapat melakukan beberapa slide yang bagus. Ini adalah motor yang akan kami pakai untuk tahun depan, jadi sangat penting — dan juga sangat bagus — menjadi orang pertama yang mencobanya di lintasan”.

Rossi memenangkan semua musim MotoGP 990cc kecuali satu (tahun 2006) dari 2002-2006, sebelum kemudian di 2007 beralih ke mesin 800cc.

Ketua teknik Filippo Preziosi mengatakan, Ducati telah melakukan segalanya untuk membuat kinerja motor GP12 maksimal. Kini, para kru akan melanjutkannya setelah mendapatkan masukan dari para pembalap yang telah menjajal GP12 di Sirkuit Jerez, Spanyol.

"Pertama-tama, saya ingin mengucapkan terima kasih kepada semua orang di Ducati. Sebab, berkat keahlian dan kerjakeras mereka, kami berhasil menyelesaikan tes selama tiga hari tanpa mengalami masalah," kata Preziosi.

"Setelah menerima masukan mengenai motor dari empat pembalap berbeda, maka kami akan melanjutkan proses pengembangan motor. Sebab, kami dapat melanjutkan pekerjaan yang sempat kami tinggalkan," tandas Preziosi dilansir Autosport, Minggu (10/4/2011).

Ducati tentu berharap, persiapan lebih awal ini akan membuat penampilan Rossi dan Nicky Hayden lebih baik pada awal balapan MotoGP 2012 mendatang, yang akan menggunakan mesin berkekuatan 1000cc.

Ducati GP12, andalan Rossi dan Hayden di MotoGP 2012!


Ducati telah melewati serangkaian tes untuk mempersiapkan motor dengan mesin 1000cc, yang digunakan untuk musim depan. Pabrikan motor asal Italia puas dengan kinerja GP12.

Seperti diketahui, Ducati menjajal mesin baru berkekuatan 1000cc yang berlangsung di Jerez selama tiga hari. Para pembalap andalan macam Valentino Rossi dan Nicky Hayden, bergabung dengan manajer Vito Guareschi dan pembalap ujicoba Franco Battaini.

Motor tersebut memakai warna ‘full’ Ducati Marlboro dan salah satu perbedaan yang paling jelas dengan GP11 sekarang adalah potongan exhaust/knalpot yang ada dekat pijakan kaki kanan.

Aturan baru MotoGP untuk musim 2012 adalah diperbolehkannya kapasitas mesin maksimum 1000cc, meskipun pembatasan pada besar silinder akan membatasi performa puncaknya dan belum dipastikan apakah semua pabrikan akan memilih mesin 1000cc yang tersedia saat ini.

Valentino Rossi memulai debutnya dengan GP12 lepas jam 11 pagi waktu Jerez dan melakukan 6 lap pertama tanpa ada masalah yang berarti, kemudian melanjutkan kembali ujicobanya seharian penuh dengan total 50 lap.

“Saya senang,” ujar Rossi setelah pengujian. “Saya suka GP12. Menurut pendapat saya, ini lebih mengasyikkan, lebih menyenangkan untuk dikendarai. Ini pertama kalinya kami di lintasan jadi kami masih memiliki beberapa pekerjaan yang harus dilakukan, tapi mesin ini lebih bagus.

“Ini sangat menyenangkan, dan kamu dapat melakukan beberapa slide yang bagus. Ini adalah motor yang akan kami pakai untuk tahun depan, jadi sangat penting — dan juga sangat bagus — menjadi orang pertama yang mencobanya di lintasan”.

Rossi memenangkan semua musim MotoGP 990cc kecuali satu (tahun 2006) dari 2002-2006, sebelum kemudian di 2007 beralih ke mesin 800cc.

Ketua teknik Filippo Preziosi mengatakan, Ducati telah melakukan segalanya untuk membuat kinerja motor GP12 maksimal. Kini, para kru akan melanjutkannya setelah mendapatkan masukan dari para pembalap yang telah menjajal GP12 di Sirkuit Jerez, Spanyol.

"Pertama-tama, saya ingin mengucapkan terima kasih kepada semua orang di Ducati. Sebab, berkat keahlian dan kerjakeras mereka, kami berhasil menyelesaikan tes selama tiga hari tanpa mengalami masalah," kata Preziosi.

"Setelah menerima masukan mengenai motor dari empat pembalap berbeda, maka kami akan melanjutkan proses pengembangan motor. Sebab, kami dapat melanjutkan pekerjaan yang sempat kami tinggalkan," tandas Preziosi dilansir Autosport, Minggu (10/4/2011).

Ducati tentu berharap, persiapan lebih awal ini akan membuat penampilan Rossi dan Nicky Hayden lebih baik pada awal balapan MotoGP 2012 mendatang, yang akan menggunakan mesin berkekuatan 1000cc.

Pilihan Ban di F1 India Bakal Jadi Basis Ban F1 2012





Alokasi tipe ban keras dan lunak di Formula 1 India (30/10) akhir pekan ini, akan jadi momentum penting bagi Pirelli. Seri balap di negeri Bollywood itu akan menjadi basis pengembangan kompon ban untuk tahun musim balap 2012 nanti. Pirelli sendiri membawa kompon ban cukup banyak untuk pembalap, yaitu 6 set ban kompon lunak dan 5 set ban kompon keras.

“Kami membawa banyak ban agar konservasi penggunaan ban keras dan lunak bisa menghasilkan data akurat. Sebab Anda tidak akan pernah mengetahui apa yang anda butuhkan di sirkuit baru. Kami sengaja memasok kompon lunak lebih banyak, karena kami yakin tim-tim akan lebih memilih ban berkompon lunak,” jelas Paul Hembery, direktur motorsport Pirelli.

“Penggunaan ban di F1 India sangat penting bagi kami, untuk membuat basis ban Formula 1 musim 2012 mendatang. Apalagi ketika kami melihat ban lunak sudah memiliki durability yang bagus, tapi tetap memiliki grip bagus di aspal,” imbuh Hembery.

Narain Karthikeyan sebagai pembalap tuan rumah malah lebih ekstrim menegaskan bahwa tipe ban lunak di F1 India bisa jadi memiliki selisih besar dengan kompon keras. “Selisih lap tercepat antara kompon lunak dan keras sekitar 2 detik,” yakin Kathikeyan.

Namun Hembery belum mau memberikan prediksinya tentang jumlah pitstop untuk F1 India nanti. “Masih terlalu awal berbicara tentang jumlah pitstop mengganti ban. Makanya kami harus mengeteahui dulu sejauh mana durabilitas kedua ban untuk tipe sirkuit di India,” pungkas Hembery.

FIA Setuju Mesin F1 Pakai 1.6-Liter Mulai 2013





PARIS — Badan Palaksana Balap Otomotif Dunia (WMSC) yang berdiri di bawah FIA dikabarkan telah menyetujui regulasi baru penggunaan mesin berkapasitas 1.6-liter 4-silinder pada balap Formula Satu (F1) menggantikan mesin 2.4-liter V8. Menurut FIA peraturan baru ini akan diberlakukan mulai musim F1 tahun 2013.
Kendati keputusan semakin membulat, namun diskusi anatara FIA dengan para teknisi dan pakar diberitakan masih berlangsung guna membahas masalah teknis pelaksanaan.
Penurunan kapasitas mesin mobil F1 dari 2.4-liter menjadi 1.6-liter merupakan dampak dari tekanan isyu lingkungan hidup dan energi. Dengan kapasitas silinder lebih kecil, balap F1 diharapkan mampu mengurangi konsumsi bahan bakar mencapai 35 persen.
Meski begitu, para pakar FIA menilai penurunan konsumsi bahan bakar tidak akan memberikan dampak signifikan pada pencapaian performa mesin. Pasalnya, guna mendukung performa mesin kecil, FIA akan memberikan kesempatan penggunaan tekanan injeksi bahan bakar mencapai 500 bar.
“WMSC menyetujui penggunaan spesifikasi mesin baru mulai 2013, sesuai dengan komitmen FIA terhadap kebutuhan industri otomotif,” ujar sebuah sumber di FIA.
Sumber menambahkan bahwa putaran mesin yang sebelumnya mencapai 18.000rpm pada unit 2.4-liter akan menurun drastis menjadi 12.000rpm pada mesin 1.6-liter.

rencana jadwal F1 2012




Perubahan Kalender yang Diusulkan:

18 Maret GP Australia
25 Maret GP Malaysia
8 April GP China
22 April GP India
13 Mei GP Spanyol
27 Mei GP Monako
10 Juni GP Kanada
24 Juni GP Eropa
8 Juli GP Inggris Raya
22 Juli GP Jerman
29 Juli GP Hongaria
2 September GP Belgia
9 September GP Italia
23 September GP Singapura
7 Oktober GP Jepang
14 Oktober GP Korea
28 Oktober GP Abu Dhabi
4 November GP Bahrain
18 November GP AS
25 November GP Brasil

Regulasi MotoGP 2012: Test Dengan Pembalap Resmi Tak Lagi Dibatasi





MotoGP Mania – Valentino Rossi dan tim Ducati sempat protes keras terhadap pembatasan jadwal uji coba bersama pembalap resmi. Menurut mereka, dengan pembatasan tersebut, biaya yang harus dikeluarkan pabrikan/produsen (yang menjadi tujuan pembatasan) bukannya justru menurun tapi malah membengkak dengan hasil yang diperoleh sangat tidak sepadan.

Regulasi MotoGP 2012: Test Dengan Pembalap Resmi Tak Lagi DibatasiDengan terbatasnya jadwal pengujian bersama rider resmi (race rider), produsen mesti lebih sering melakukan uji coba dengan test rider yang kecepatannya di track sangat jauh dibandingkan pembalap yang masih berlaga. Sementara biaya sewa sirkuit tidak pernah diturunkan. Kesimpulannya, pabrikan tetap harus mengeluarkan dana banyak untuk menyewa pembalap test dan sirkuit dengan umpan balik yang didapat tidak setara jika test dilakukan bersama race rider meski dengan jadwal yang lebih jarang.

Oleh karena itulah, Grand Prix Commission (GPC) yang terdiri dari Carmelo Ezpeleta (Dorna, Ketua), Ignacio Verneda (FIM Direktur Eksekutif, Sport), Hervé Poncharal (IRTA) dan Takanao Tsubouchi (MSMA) bertemu selama putaran final Kejuaraan Dunia MotoGP 2012. Pertemuan yang juga dihadiri oleh Javier Alonso (Dorna) dan Paul Butler (Sekretaris rapat) telah memodifikasi dan menambahkan beberapa aturan lagi untuk musim 2012 mendatang.

Dengan aturan baru ini produsen dapat melakukan private test sebanyak yang mereka mau dengan pembalap manapun asalkan tidak melebihi alokasi ban yang disediakan oleh pemasok ban resmi MotoGP. Rincian akhir akan dikonfirmasikan pada pertemuan GPC berikutnya di bulan Desember. Juga disepakati bahwa produsen dapat menggunakan pembalap apapun untuk menyelesaikan program test tahun 2011 mereka selama November 2011.

Komisi juga menambahkan aturan baru yang melibatkan isu-isu keamanan dan secara khusus menyatakan bahwa semua motor GP harus dilengkapi dengan brake lever protection.

Proteksi tuas rem ini dimaksudkan untuk melindungi stang tuas rem jika tanpa sengaja diaktifkan saat terjadi tabrakan dengan motor lain. Proteksi mencakup perluasan fairing yang cukup untuk menutupi tuas rem, seperti saat dilihat dari depan.

Selain itu ada juga perubahan berat minimal untuk ketiga kelas:
- Moto3: motor dan pembalap: 148kg
- Moto2: motor: 140kg
- MotoGP: sampai dengan 800cc – motor: 150kg; 801-1000cc – motor: 153kg

Jadwal MotoGP 2012




Jadwal MotoGP 2012 dikutip dari MotoGP.com :

Date, Grand Prix - Circuit
8 April, Qatar* – Doha/Losail
29 April, Spain - Jerez de la Frontera
6 May, Portugal (STC) – Estoril
20 May, France - Le Mans
3 June, Catalunya - Catalunya
17 June, Great Britain - Silverstone
30 June, Netherlands** – Assen
8 July, Germany (STC) – Sachsenring
15 July, Italy - Mugello
29 July, United States*** – Laguna Seca
19 August, Indianapolis - Indianapolis
26 August, Czech Rep. - Brno
16 September, San Marino & Riviera di Rimini - Misano
30 September, Aragon - Motorland
14 October, Japan - Motegi
21 October, Malaysia - Sepang
28 October, Australia - Phillip Island
11 November, Valencia - Ricardo Tormo – Valencia

* Evening Race
** Saturday Race
*** Only MotoGP class
STC (Subject to the contract)

MotoGP 2012 Safety : Dorna Umumkan Aturan Pelindung Tuas Rem Wajib





MotoGP 2012 Safety : Dorna Umumkan Aturan Pelindung Tuas Rem Wajib - Pelindung tuas rem wajib diberlakukan untuk semua tim MotoGP 2012. Aturan baru ini dikeluarkan oleh Dorna Sport yang menyatakan: Sepeda Motor harus dilengkapi dengan Pelindung tuas rem, hal ini dimaksudkan untuk melindungi tuas rem pada stang yang bisa saja tanpa sengaja diaktifkan jika terjadi tabrakan dengan motor lain.

Motogp 2012 safety

Perlindungan Tuas Rem tersebut juga mencakup memperlebar fairing depan Motor untuk menutupi tuas rem, Sebelumnya Toni Elias sudah pernah menerapkan pelindung tuas rem ini pada sepeda motor Moto2 nya sepanjang musim 2010, Anda juga dapat melihat seperti apa yang dimaksud dengan pelindung tuas Rem yang baru saja digaungkan oleh Dorna ini.

“Kami berharap bahwa banyak tim motogp 2012 yang akan menjalankan hal yang sama dengan apa Elias lakukan, meskipun FIM juga mendorong produsen untuk memperlebar fairings mereka.

Lorenzo Tes YZR M1 1000cc di Misano



Lorenzo Tes YZR-M1 1000cc di Misano
Posted by Reky Kalumata on September 6, 2011 // Leave Your Comment
Share26
inShare



MISANO (DP) — Jorge Lorenzo dan Ben Spies masih bertahan di Misano. Kedua pebalap Yamaha ini baru saja menguji motor YZR-M1 1000cc yang akan dipakai untuk musim 2012.

Lorenzo yang baru saja menjadi juara di MotoGP San Marino kemarin, menyelesaikan 60 lap dengan motor Yamaha 1000cc berkelir hitam ini. Waktu tercepat Lorenzo di sirkuit Misano yaitu 1 menit, 33,7 detik.

Ini merupakan motor yang sama yang mereka gunakan saat melakukan test di Brno lalu. Meski demikian ada beberapa sedikit perubahan pada settingan dan juga bagian elektronik saat tes di Misano.

“Ini sedikit lebih sulit di sini daripada di Brno, dimana disitu trek yang cepat. Misano sedikit lebih lambat jadi perbedaan antara 800 dan 1000 lebih sedikit kecil,” ungkap Lorenzo dalam situs resmi Yamaha.

Namun, juara dunia MotoGP 2011 ini senang dengan potensi motornya. “Kami membuat banyak kemajuan dalam beberapa jam ini dan motor memiliki banyak potensi. Saya sangat senang dengan masa depan kami, ” ujarnya.

Bukan hanya Lorenzo, Ben Spies juga ikut menguji motor YZR-M1 dengan melakukan lap lebih banyak yaitu 74 lap. Sedangkan waktu terbaik yang diraih oleh Spies yaitu 1:34,3 detik.