Wednesday, January 18, 2012

Aturan Baru Uji Mesin MotoGP 2012 , UPDATE!

Setelah krisis ekonomi melanda dunia, MotoGP mengeluarkan kebijakan untuk membatasi jumlah uji coba, sebagai upaya penghematan. Ducati sangat merasakan imbas dari aturan tersebut, di mana mereka tak memiliki keleluasaan dalam melakukan uji coba. Rossi dan Nicky Hayden hanya punya beberapa kesempatan mencoba motor baru, sehingga proses pengembangan Desmosedici tak berjalan sempurna.

Meskipun sudah berusaha menyiasati aturan pembatasan itu dengan memakai tenaga test rider, Franco Battaini dan bos tim Vittoriano Guareschi, tetapi hasilnya sangat tidak maksimal. Alhasil, Desmosedici GP11 tidak kompetitif ketika bertarung dengan dua tim pabrik lainnya, Honda dan Yamaha.

Rossi termasuk orang yang sangat sewot dengan aturan pembatasan uji coba tersebut. "The Doctor" mengatakan bahwa Ducati mengalami kerugian besar dengan aturan itu.

Dalam perjalanan musim 2011, Ducati mencoba beberapa perubahan radikal untuk mengatasi persoalan front-end. Tetapi semua upaya tak membuahkan hasil menggembirakan, dan tim yang bermarkas di Bologna tersebut hanya dua kali membawa pebalapnya naik podium.

Nah, untuk Desmosedici GP12, Ducati beralih ke sasis konvensioanl, yaitu aluminium tiang kembar. Motor untuk era mesin 1.000 cc itu diharapkan bisa membuat Ducati lebih kompetitif pada musim 2012. Adanya izin untuk melakukan lebih banyak uji coba, yang disepakati akhir pekan lalu dalam sebuah pertemuan Grand Prix Commission di Madrid, membuat Ducati senang.

Aturan baru itu mengizinkan Ducati, Honda, dan Yamaha, menggunakan 240 (120 set) ban Bridgestone bersama pebalap yang dikontraknya. Inilah yang membuat Burgess sangat senang.

"Bagi kami supaya lebih kompetitif, kami perlu melakukan tes bersama para pebalap kmi. Kami memiliki sebuah kewajiban terhadap fans Ducati dan Ducati sendiri, supaya kompetitif, dan jika kami di belakang, maka kami perlu melakukan uji coba bersama para pebalap kontrak kami," ujar pria asal Australia itu.

"Itu merupakan satu-satunya cara kami bisa maju. Perusahaan lain akan memiliki aturan yang sama, dan jika anda tidak memerlukan tes, anda tidak harus melakukannya. Kami hanya ingin lebih dekat dengan yang di depan. Kami memiliki test rider, tetapi dengan rasa hormat, mereka selama ini hanya bisa mengambil motor, padahal kami menginginkan masukan dari pebalap MotoGP.

"Dan itu tidak hanya Valentino, tetapi semua pebalap Ducati. Kami perlu kerja sama dan berusaha secepatnya agar motor ini bisa berkembang. Ketika anda berada di bawah, anda perlu meningkatkan kecepatan dengan segera untuk berada di atas.

Burgess mengakui, perkembangan Ducati terbilang cepat sehingga bisa menjadi juara pada tahun 2007. Tetapi setelah itu, mulai 2008 hingga 2010, perkembangannya menjadi sangat lambat dibandingkan pabrik lain, terutama Yamaha, sebelum Honda bangkit di 2011.

KOMPAS.com

No comments:

Post a Comment